Suara Jatim, Pasuruan – Kecelakaan maut yang melibatkan sebuah truk kontainer dan lima sepeda motor di Perempatan Patung Sapi, Jalan Raya Tawangrejo, Pandaan, Kabupaten Pasuruan, diduga sementara terjadi akibat gangguan pada sistem pengereman kendaraan besar tersebut.
Meski dugaan awal mengarah pada rem blong, pihak kepolisian memastikan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Petugas masih melakukan pendalaman untuk mengetahui faktor utama yang menyebabkan truk kehilangan kendali hingga menabrak sejumlah kendaraan di depannya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Budi Wira, mengatakan pihaknya belum dapat meminta keterangan langsung dari pengemudi truk kontainer karena kondisi pengemudi masih menjalani perawatan akibat luka yang dialami dalam kecelakaan tersebut.
"Sopir truk mengalami luka dan masih dirawat sehingga belum bisa dimintai keterangan," ujar Budi, Selasa (7/7/2026).
Berdasarkan pemeriksaan awal, kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.40 WIB. Saat itu, truk kontainer bernopol L-9381-CK melaju dari arah selatan menuju utara, yakni dari Malang menuju Surabaya.
Ketika memasuki ruas jalan menurun menjelang lampu lalu lintas, kendaraan yang dikemudikan Agung (34), warga Simokerto, Surabaya, diduga mengalami masalah hingga sopir kehilangan kendali.
"Truk kemudian menabrak beberapa sepeda motor yang berada di depannya sebelum akhirnya menghantam truk tangki," jelas Budi.
Truk Melaju dari Lajur Cepat dan Hantam Barisan Motor
Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi, kecelakaan bermula ketika arus kendaraan dari arah Malang menuju Surabaya sedang melambat karena mendekati lampu merah.
Sejumlah pengendara sepeda motor berhenti dan mengantre di persimpangan. Namun, dari arah belakang, truk kontainer terlihat melaju di jalur cepat tanpa sempat mengurangi kecepatan.
Truk besar tersebut kemudian menghantam kendaraan-kendaraan roda dua yang berada di depannya. Benturan keras menyebabkan beberapa sepeda motor mengalami kerusakan parah dan terseret hingga berada di bagian depan kendaraan.
Laju truk baru berhenti setelah kendaraan tersebut menabrak sebuah truk tangki yang berada di sisi kiri jalan.
Sesaat setelah benturan terjadi, asap putih terlihat keluar dari bagian depan truk kontainer. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan kepada para korban.
Kondisi di lokasi kejadian sempat membuat warga panik. Sejumlah korban terlihat tergeletak di jalan, sementara beberapa sepeda motor mengalami kerusakan berat akibat benturan.
Lima Motor Terlibat, Truk Tangki Kabur
Dalam kecelakaan beruntun tersebut, tercatat lima sepeda motor menjadi korban tabrakan. Kendaraan yang terlibat masing-masing:
Honda Vario bernopol N-41165-TEU
Honda Beat bernopol N-3739-TDB
Honda Vario bernopol N-3070-TDB
Honda Scoopy bernopol N-569651-TDU
Honda PCX bernopol N-6220-TEU
Selain lima sepeda motor, kecelakaan juga melibatkan sebuah truk tangki yang tertabrak setelah truk kontainer kehilangan kendali. Namun, kendaraan tersebut diketahui meninggalkan lokasi kejadian sehingga identitas dan nomor polisinya masih belum diketahui.
Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap seluruh kendaraan yang terlibat, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan mencari keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.
Empat Orang Meninggal Dunia
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia. Tiga korban dinyatakan meninggal di tempat kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
"Tiga orang meninggal dunia di TKP, satu orang meninggal di rumah sakit setelah menjalani perawatan," ungkap Ipda Budi.
Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi truk kontainer, sistem pengereman, serta faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap insiden tersebut.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kelayakan kendaraan besar, terutama yang melintas di jalur padat dan memiliki karakteristik jalan menurun seperti kawasan Pandaan, jalur penghubung utama Malang-Surabaya.(red/lis)
0 Comments