Breaking News

BKN Pastikan Seleksi PPPK Sekolah Rakyat Berlangsung Transparan, Ujian Digelar di 42 Titik

 

Pelayanan PPPK (foto by radar kediri)


Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus mematangkan tahapan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi Sekolah Rakyat. Setelah proses pendaftaran dan seleksi administrasi selesai dilaksanakan pada 8–16 Juni 2026, peserta kini bersiap mengikuti tahapan seleksi kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, mengatakan pelaksanaan seleksi kompetensi dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 27 Juli 2026. Tahapan tersebut diperkirakan berlangsung selama 15 hari dengan sistem CAT yang selama ini juga digunakan dalam seleksi calon aparatur sipil negara (CASN).

Menurut Wisudo, penggunaan sistem CAT bertujuan menjamin proses seleksi berlangsung secara terbuka, objektif, transparan, dan akuntabel. Dengan mekanisme tersebut, seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk bersaing berdasarkan kemampuan masing-masing.

Pelaksanaan seleksi mengacu pada berbagai regulasi yang berlaku, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2024, Keputusan Menteri PANRB Nomor 347 Tahun 2024, serta Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2024 mengenai prosedur penyelenggaraan seleksi menggunakan metode CAT.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian, BKN telah menyiapkan 42 lokasi tes yang tersebar di berbagai daerah. Lokasi tersebut terdiri atas 35 titik milik BKN, meliputi kantor pusat, kantor regional, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN, dan tujuh titik lokasi mandiri yang disediakan oleh instansi terkait.

BKN juga mengingatkan seluruh peserta agar terus memantau informasi resmi mengenai jadwal dan lokasi ujian. Selain itu, peserta diimbau mempersiapkan diri dengan optimal serta hadir di lokasi seleksi paling lambat 60 menit sebelum ujian dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Melalui penyelenggaraan seleksi berbasis teknologi ini, BKN berharap proses rekrutmen dapat berlangsung profesional, transparan, dan menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memperluas akses pendidikan yang layak bagi masyarakat. (red/hep)

0 Comments

© Copyright 2022 - SUARA JATIM